Senin, 13 Januari 2014

Multimedia Dalam Telematika


Bidang multimedia merupakan bidang yang berkembang paling pesat dan telah menjadi kebutuhan utama saat ini dan dimasa depan. Multimedia mengarah ke fenomena konvergensi digital. Data multimedia (teks, suara, gambar, video, dan dokumen) dapat berinteraksi, ditransmisikan, dimainkan, dipertukarkan, dan dishare. Bidang Jaringan berkembang untuk mendukung perubahan dari komputasi statis ke mobile computing, dari layanan terpusat ke cloud computing, dan dari komputasi personal ke ubiquitous computing. Bukti nyata saat ini adalah meningkatnya popularitas smartphone, tablet, smart TV, dan televisi 3D. Disamping itu multimedia juga melandasi perkembangan teknologi permainan (Game Technology) yang saat ini sangat diminati untuk tujuan hiburan, pendidikan, periklanan, dan pembuatan film.

Media komunikasi yang umum Selaras dengan pengertian Telematika yakni perpaduan dan pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi disadari bahwa Telematika membawa banyak perubahan besar yang ditinjau dari beberapa lini sektor utama seperti Pemerintahan, Budaya, Sosial dan Pendidikan dengan tujuan utama sebagai fasilitas pengganti atau fasilitas pelengkap. Tidak dimaksudkan untuk sepenuhnya menggantikan sistem lama, namun teknologi telematika juga hadir selaku wadah fasilitas yang baru dalam membuka jendela globalisasi.

perkembangan teknologi telematika memang perlu didukung dalam pengawasan yang bijak, karena tidak dapat dipungkiri dengan mencuatnya berbagai sistem teknologi baru yang diterapkan dalam teknologi telematika tentunya mengandung dampak positif dan negatif. Terlebih dalam cakupan ilmu atau kebijakan sistem baru yang tidak melenceng jauh dari fungsi dan tujuan awal, karena dapat dipastikan bahwa dalam pengawasan yang kurang baik akan teknologi telematika bukannya mempermudah sebagai fasilitas namun justru mempersulit.

Gambaran Teknologi Telematika dapat secara nyata ditemui dengan kaitannya pada kemudahan jaringan telekomunikasi yang selaras dengan apa yang sudah tercantum dalam sistem navigasi, transaksi, administrasi, pemerintahan dan pembelajaran yang berkaitan erat dengan proses globalisasi.digunakan pada teknologi telematika antara lain adalah Telepon Seluler (Handphone), Internet, dan Video Confrence
Dengan adanya teknologi informasi terutama telematika sangat membantu proses kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi. Pemanfaat telematika di dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi sudah banyak sekali di antaranya:


1. E-learning
Hampir setiap perguruan tinggi di setiap websitenya memasukan modul E-learning, Sebenarnya E-learning itu apa? E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai system pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
E-learning merupakan contoh dari berkembangnya dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan muridnya. Kegiatan seperti memberikan materi belajar, melakukan ujian, mengirim tugas, mengecek nilai dapat dilakukan secara elektronik. Perkembangan e-learning didukung dengan banyaknya website bernuansa pendidikan yang dibangun sehingga memudahkan pengaksesan pendidikan oleh siapapun yang ingin belajar tanpa dibatasi oleh umur,gender dan waktu.

2. Buku Elektronik
Di setiap perguruan pasti mempunyai materi sesuai kurikulum, jaman dahulu mereka mendistribusikan buku- buku secara lansung, hal ini tentunya tidak efektif maka untuk mempermudah mereka membuat buku yang di buat secara sotf dan tidak mencetak kedalam penerbitan buku,buku inilah disebut e-book atau buku elektronik. Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional. Jenis e-book paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer.

3. Perpustakaan Elektronik
Untuk mengumpulkan buku-buku ada beberapa kampus yang membuat perpustakaan elektronik yang dapat di akses di intenet. Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.

4. Surat Elektronik (email)
Untuk mendukung komunikasi di jaman sekarang kita bisa menggunakan email, dan sudah tidak jamannya lagi harus ketemu muka bila ada sesuatu yang mau di konsultasikan, Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa dapat dengan mudah berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.

5. Video Teleconference
Seiring berkembangnya teknologi multimedia dan koneksi yang murah membuat kegiatan proses belajar bisa di lakukan kapan saja dan di mana saja yaitu menggunakan teknologi teleconference. Bahkan di dunia bisnis ini sangat efektif apalagi di dunia pendidikan.Keberadaan teknologi ini memungkinkan siswa atau mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat sosial.

6. Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
Ini bisa di lakukan di daerah yang sudah maju untuk masalah koneksi serta perangkat yang mendukungnya. Sebab pendidikan dan pelatihan jarak jauh diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari SDM di Indonesia. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi di Indonesia, baik yang bersifat pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.

Dampak positif dan negati telematika di dalam pendidikan.
Setiap perkembangan teknologi pasti atau hal yang baru pasti ada efek baik langsung maupun tidak langsung efek itu tentunya ada yang baik dan jelek. Ada dampak positif dan negatifnya, termasuk telematika dan dampak positif negatifnya adalah

Positif :
1. Sangat membantu manusia dalam hal melaksanakan pekerjaaan kita dan lebih efisien.
2. Belajar mengajar bisa di lakukan di mana saja
3. Menjadikan hidup lebih mudah
4. Membuat jarak yang sangat jauh semakin dekat tidak ada batasan waktu dan tempat.
5. Membuat manusia akan selalu belajar dengan teknologi dan perkembangan zaman

Negatif
1.      Penyalahgunaan teknologi untuk merusak data (crakcer) atau kejahatan cyber oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
2.      Sangat mungkin terjadi Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, bahkan dapat meningkatnya kejahatan ditengah-tengah masyarakat.
3.      Privasi tidak terlindungi karena selalu berhubungan dengan teknologi
Aspek sosial sebagai mahasiswa turun karena jarang bertemu langsung (dimanjakan oleh teknolgi) sehingga membuat 

http://anandautama04.blogspot.com/2013/12/pembahasan-multimedia-dalam-
telematika.html
http://asrielpangloli.blogspot.com/2013/12/peranan-multimedia-dalam-telematika.html
http://radityaandreas.blogspot.com/2013/10/teknologi-telematika.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar